Bantah 7 Klaim Palsu Trump, Iran: Buka dan Tutup Selat Hormuz Ditentukan di Medan Perang!
Sabtu, 18 April 2026 - 16:15 WIB
Ia juga menggarisbawahi, "Pelayaran melalui Selat Hormuz akan dilakukan berdasarkan 'rute yang ditentukan' dan dengan 'otorisasi Iran'."
"Apakah selat tetap terbuka atau tertutup, dan aturan yang mengaturnya, akan ditentukan di medan perang, bukan di media sosial," ungkap Mohammad-Baqer Qalibaf, dilansir Press TV.
Iran menutup selat tersebut bagi musuh dan sekutunya setelah dimulainya serangan agresi tanpa provokasi terbaru dari Amerika Serikat dan rezim Israel yang menargetkan Republik Islam pada 8 Februari.
Pada 7 April, Trump mengumumkan jeda serangan selama dua minggu setelah penutupan tersebut mengguncang pasar energi global, dengan popularitas presiden AS mengalami penurunan drastis akibat kenaikan harga bensin.
Pengumuman tersebut juga menyusul setidaknya 99 gelombang serangan balasan Iran yang menentukan dan berhasil terhadap target-target Amerika dan Israel yang sensitif dan strategis di seluruh wilayah tersebut.
"Apakah selat tetap terbuka atau tertutup, dan aturan yang mengaturnya, akan ditentukan di medan perang, bukan di media sosial," ungkap Mohammad-Baqer Qalibaf, dilansir Press TV.
Iran menutup selat tersebut bagi musuh dan sekutunya setelah dimulainya serangan agresi tanpa provokasi terbaru dari Amerika Serikat dan rezim Israel yang menargetkan Republik Islam pada 8 Februari.
Pada 7 April, Trump mengumumkan jeda serangan selama dua minggu setelah penutupan tersebut mengguncang pasar energi global, dengan popularitas presiden AS mengalami penurunan drastis akibat kenaikan harga bensin.
Pengumuman tersebut juga menyusul setidaknya 99 gelombang serangan balasan Iran yang menentukan dan berhasil terhadap target-target Amerika dan Israel yang sensitif dan strategis di seluruh wilayah tersebut.
Lihat Juga :