7 Keunggulan Oghab 44, Bandara Bawah Tanah Iran yang Tak Tersentuh Serangan AS dan Israel

Rabu, 15 April 2026 - 10:30 WIB

2. Bersembunyi di Tempat Terbuka

Meskipun Teheran merahasiakan lokasi pastinya, analis intelijen sumber terbuka (OSINT) dengan cepat menemukan lokasi pangkalan tersebut di provinsi Hormozgan, sekitar 120 km barat laut Bandar Abbas.

Lokasi ini sangat strategis: dibangun di bawah batuan keras, letaknya cukup dekat dengan Selat Hormuz untuk melancarkan serangan terhadap kapal perang AS tetapi cukup jauh ke pedalaman untuk terlindungi oleh lapisan granit alami dan baterai pertahanan udara.

3. "Peti Mati" vs. "Kastil"

Logika strategis Oghab 44 sederhana: Kelangsungan Hidup. Iran tahu Angkatan Udaranya (IRIAF), yang terdiri dari pesawat tempur F-14 Tomcat dan F-4 Phantom Amerika yang sudah tua, tidak dapat bertahan dalam pertempuran udara langsung dengan F-35 AS.

Alih-alih membiarkannya di landasan pacu terbuka untuk dihancurkan pada jam pertama perang (seperti angkatan udara Saddam pada tahun 1991), Iran menyembunyikannya. Pangkalan ini memungkinkan jet untuk diisi bahan bakar, dipersenjatai kembali dengan rudal jelajah jarak jauh Asef, dan diluncurkan dari pintu keluar bawah tanah untuk memberikan "serangan kedua" setelah gelombang musuh awal berlalu.

4. Dari Air ke Perang

Bagaimana Iran membangunnya? Jawabannya terletak pada sejarah kuno. Selama 3.000 tahun, bangsa Persia telah menjadi ahli dalam menggali Qanat (saluran air bawah tanah). IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) menggunakan kembali keahlian penggalian terowongan sipil ini untuk keperluan militer.

Terowongan di Oghab 44 diperkuat dengan beton dan perisai ledakan, dirancang untuk menahan tidak hanya serangan udara tetapi juga dampak kimia atau nuklir. Terowongan tersebut cukup lebar untuk dilalui jet tetapi cukup sempit untuk meminimalkan gelombang ledakan jika rudal menembus pintu masuk.

5. Persiapan untuk Su-355

Detail yang paling mengkhawatirkan yang diperhatikan oleh para ahli citra satelit bukanlah pesawat tempur F-4 Phantom tua yang terlihat dalam video; melainkan apa yang belum ada di sana. Para analis menemukan maket skala penuh jet Su-35 Flanker Rusia di dalam zona konstruksi pangkalan.

Ini menegaskan bahwa Oghab 44 tidak dibangun untuk masa lalu, tetapi untuk masa depan. Ukuran pangkalan ini dirancang khusus untuk menampung pesawat tempur canggih Rusia yang ingin diperoleh Teheran, melindungi aset udara mereka yang paling berharga dari serangan pencegahan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!