AS Blokade Selat Hormuz, 15 Kapal Perang hingga Jet Tempur Siluman F-35 Dekati Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:11 WIB
Militer AS sebelumnya mengatakan bahwa tindakan tersebut akan berlaku untuk semua kapal yang meninggalkan atau berupaya berlabuh di pelabuhan Iran. Namun, setelah batas waktu pukul 14.00 GMT berlalu, tidak ada pengumuman langsung dari Washington bahwa blokade telah berlaku dan tidak ada laporan tentang pencegatan apa pun.

Langkah ini dilakukan meskipun ada gencatan senjata selama dua minggu yang disepakati Rabu lalu antara Amerika Serikat dan Iran untuk memungkinkan negosiasi berjalan.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa pasukan keamanan Iran menguasai Selat Hormuz sepenuhnya. Mereka memperingatkan bahwa kesalahan perhitungan AS akan mengakibatkan pasukan Washington terperangkap dalam "pusaran maut" di sana.

Komando Angkatan Laut IRGC membuat pernyataan tersebut dalam unggahan berbahasa Persia di X. Itu sebagai respons atas perintah Presiden AS Donald Trump untuk blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz.

"Semua lalu lintas berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata," bunyi unggahan komando tersebut. "Musuh akan terperangkap dalam pusaran maut di Selat [Hormuz] jika melakukan kesalahan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!