Viktor Orban Tumbang, Netanyahu dan Trump Kehilangan Sekutu Dekat di Eropa
Senin, 13 April 2026 - 16:20 WIB
Laporan dari surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menunjukkan bahwa para pejabat di Tel Aviv memantau pemilihan tersebut dengan cermat dan memperingatkan bahwa kekalahan Orban dapat menghilangkan benteng perlindungan terakhir rezim tersebut di dalam blok 27 negara.
Para pengamat mengatakan bahwa Magyar, yang lebih selaras dengan posisi Eropa yang lebih luas, dapat mengakhiri penggunaan hak veto Hongaria, memungkinkan tindakan Uni Eropa yang lebih terpadu, termasuk kritik terhadap perluasan pemukiman ilegal, kekerasan pemukim, dan agresi militer.
Melansir Press TV, hasil pemilihan tersebut juga merupakan kemunduran bagi Trump, yang secara terbuka mendukung Orban selama kampanye.
Beberapa hari sebelum pemungutan suara, Trump mendesak para pemilih Hungaria untuk mendukung "sahabat sejatinya" dan mengatakan bahwa ia akan menggunakan kekuatan ekonomi penuh Amerika Serikat untuk membantu Hungaria jika Orban menang.
Magyar mengkritik keras komentar tersebut, mengecam Washington karena mencampuri urusan internal Hungaria.
Kedutaan Besar Iran di Hungaria mengutuk kunjungan Netanyahu ke negara Eropa tersebut meskipun ada surat perintah penangkapan ICC yang aktif atas kejahatan perang di Gaza, menekankan bahwa rezimnya merupakan ancaman bagi perdamaian dunia dan ia harus dipenjara karena melakukan segala macam kekejaman di wilayah yang terkepung tersebut.
Para ahli juga menunjukkan implikasi bagi posisi Hungaria dalam kerangka hukum internasional sebagai akibat dari kekalahan Orban.
Para pengamat mengatakan bahwa Magyar, yang lebih selaras dengan posisi Eropa yang lebih luas, dapat mengakhiri penggunaan hak veto Hongaria, memungkinkan tindakan Uni Eropa yang lebih terpadu, termasuk kritik terhadap perluasan pemukiman ilegal, kekerasan pemukim, dan agresi militer.
Melansir Press TV, hasil pemilihan tersebut juga merupakan kemunduran bagi Trump, yang secara terbuka mendukung Orban selama kampanye.
Beberapa hari sebelum pemungutan suara, Trump mendesak para pemilih Hungaria untuk mendukung "sahabat sejatinya" dan mengatakan bahwa ia akan menggunakan kekuatan ekonomi penuh Amerika Serikat untuk membantu Hungaria jika Orban menang.
Magyar mengkritik keras komentar tersebut, mengecam Washington karena mencampuri urusan internal Hungaria.
Kedutaan Besar Iran di Hungaria mengutuk kunjungan Netanyahu ke negara Eropa tersebut meskipun ada surat perintah penangkapan ICC yang aktif atas kejahatan perang di Gaza, menekankan bahwa rezimnya merupakan ancaman bagi perdamaian dunia dan ia harus dipenjara karena melakukan segala macam kekejaman di wilayah yang terkepung tersebut.
Para ahli juga menunjukkan implikasi bagi posisi Hungaria dalam kerangka hukum internasional sebagai akibat dari kekalahan Orban.
Lihat Juga :