Tantang Trump, Iran Akan Tetap Kuasai Selat Hormuz

Minggu, 12 April 2026 - 22:05 WIB
“Sejarah diplomasi Iran dari Erzurum hingga negosiasi Islamabad didasarkan pada satu prinsip: ‘Melindungi Iran tercinta kita,’” tulis Velayati dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Minggu.

Ia menambahkan bahwa sama seperti Selat Abu al-Hayat selalu menjadi simbol penolakan terhadap orang asing di jantung wilayah Iran, “demikian pula kunci ‘Selat Hormuz’ saat ini berada di tangan kita yang cakap.”

Pernyataan tersebut muncul setelah negosiasi selama 21 jam antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan.

Ketua Parlemen Mohammad-Baqer Qalibaf mengatakan pada hari Minggu bahwa Washington gagal memenangkan kepercayaan Teheran selama negosiasi.

“Rekan-rekan saya mengajukan inisiatif yang berwawasan ke depan, tetapi pihak lawan pada akhirnya gagal memenangkan kepercayaan delegasi Iran dalam putaran negosiasi ini,” tambahnya.

Teheran, katanya, tidak akan menyia-nyiakan upaya untuk mengkonsolidasikan pencapaian pertahanan nasional Iran selama 40 hari.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!