Tantang Trump, Iran Akan Tetap Kuasai Selat Hormuz

Minggu, 12 April 2026 - 22:05 WIB
Negosiasi pada hari Sabtu, yang dimediasi oleh Pakistan, mengikuti beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal tetapi gagal menghasilkan terobosan.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, yang memimpin tim negosiasi Iran, mengatakan pada hari Minggu bahwa AS gagal mendapatkan kepercayaan Teheran selama pembicaraan.

“Rekan-rekan saya mengajukan inisiatif yang berwawasan ke depan, tetapi pihak lawan pada akhirnya gagal memenangkan kepercayaan delegasi Iran dalam putaran negosiasi ini,” tambahnya.

Legislator tertinggi itu juga mencatat bahwa Iran mengejar diplomasi yang kuat, bersama dengan kekuatan militer, untuk menegakkan hak-hak rakyat Iran.

Pembicaraan tersebut menyusul pengumuman gencatan senjata selama dua minggu pada hari Selasa, dan dimaksudkan untuk menemukan solusi permanen bagi perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari di tengah pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung antara Teheran dan Washington.

Sebelumnya, Ali Akbar Velayati, penasihat senior Pemimpin Revolusi Islam, mengatakan kunci Selat Hormuz tetap berada di tangan "orang-orang yang cakap" Iran untuk menjaga keamanan negara dan menangkis kekuatan ekstra-regional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!