Iran: Perundingan dengan AS Gagal karena Tuntutan Amerika Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB
Vance, dalam pernyataan singkatnya di sebuah hotel mewah di Islamabad tempat kedua pihak bertemu, tidak menyoroti perbedaan pendapat mengenai isu penting lainnya, yaitu pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur sempit yang dilalui seperlima minyak dunia.

Dia menegaskan bahwa Presiden Donald Trump—yang pada hari Sabtu di Washington mengatakan bahwa dia tidak peduli apakah kedua pihak mencapai kesepakatan atau tidak—telah bersikap akomodatif dalam pembicaraan tersebut.

"Saya pikir kami cukup fleksibel. Kami cukup akomodatif. Presiden mengatakan kepada kami, 'Anda perlu datang ke sini dengan itikad baik dan melakukan upaya terbaik Anda untuk mencapai kesepakatan'," paparnya.

"Kami melakukan itu dan, sayangnya, kami tidak dapat mencapai kemajuan," lanjut Vance.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!