Hizbullah Peringatkan Gencatan Senjata Bisa Runtuh jika Lebanon Tidak Dilibatkan

Rabu, 08 April 2026 - 18:10 WIB
Kelompok industri tersebut, yang mewakili 130 perusahaan dengan sekitar 1.500 kapal di seluruh dunia, mengatakan situasi keamanan di Teluk masih belum pasti dan para pemilik kapal sedang mencari informasi lebih lanjut.

“Kami mencatat sinyal gencatan senjata, tetapi situasi di Selat Hormuz tetap belum terselesaikan dan tidak dapat diprediksi,” kata CEO kelompok tersebut, Knut Arild Hareide, dalam pernyataan.

“Belum jelas dalam kondisi apa transit yang aman dapat dilakukan. Para pemilik kapal sedang menilai situasi dan tidak akan melanjutkan transit sampai ada keamanan nyata untuk pelayaran yang aman,” kata Hareide.

Sebelumnya, perusahaan pelayaran Denmark, Maersk, juga mengatakan pengumuman gencatan senjata belum memberikan kepastian yang cukup untuk melanjutkan operasi normal di daerah tersebut.

Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!