Hizbullah Peringatkan Gencatan Senjata Bisa Runtuh jika Lebanon Tidak Dilibatkan

Rabu, 08 April 2026 - 18:10 WIB
loading...
Hizbullah Peringatkan...
Pejuang Hizbullah berada di wilayah perbatasan dengan Israel. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Hizbullah mengancam kesepakatan gencatan senjata AS-Iran dapat runtuh sepenuhnya jika front Lebanon tidak dilibatkan. Seorang anggota parlemen Hizbullah, Ibrahim Moussawi, menegaskan kesepakatan ini mencakup front Hizbullah-Israel, dan jika Israel tidak mematuhinya, maka kawasan tersebut, termasuk Iran, akan merespons.

Militer Israel mengeluarkan pernyataan pagi ini yang mengatakan pertempuran dengan Hizbullah dan invasi darat akan berlanjut, mendukung apa yang dikatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu – bahwa kesepakatan [gencatan senjata] tidak termasuk Lebanon.

Telah terjadi banyak serangan Israel di berbagai lokasi di Lebanon selatan sejak kesepakatan gencatan senjata itu diberlakukan.

Iran, sejak awal konflik, telah berulang kali mengatakan mereka berada di satu front dengan Lebanon; mereka terhubung, dan kesepakatan apa pun harus mencakup front Lebanon.

Jadi, saat ini benar-benar ada banyak ketidakpastian di Lebanon.

Sementara itu, Asosiasi Pemilik Kapal Norwegia mengatakan gencatan senjata selama dua minggu yang disepakati antara Amerika Serikat dan Iran belum memberikan kejelasan yang cukup bagi kapal-kapal Norwegia untuk melanjutkan pelayaran melalui Selat Hormuz.

Kelompok industri tersebut, yang mewakili 130 perusahaan dengan sekitar 1.500 kapal di seluruh dunia, mengatakan situasi keamanan di Teluk masih belum pasti dan para pemilik kapal sedang mencari informasi lebih lanjut.

“Kami mencatat sinyal gencatan senjata, tetapi situasi di Selat Hormuz tetap belum terselesaikan dan tidak dapat diprediksi,” kata CEO kelompok tersebut, Knut Arild Hareide, dalam pernyataan.

“Belum jelas dalam kondisi apa transit yang aman dapat dilakukan. Para pemilik kapal sedang menilai situasi dan tidak akan melanjutkan transit sampai ada keamanan nyata untuk pelayaran yang aman,” kata Hareide.

Sebelumnya, perusahaan pelayaran Denmark, Maersk, juga mengatakan pengumuman gencatan senjata belum memberikan kepastian yang cukup untuk melanjutkan operasi normal di daerah tersebut.

Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved