Trump Ancam Penjarakan Wartawan yang Bocorkan Operasi Penyelamatan Pilot Jet F-15 AS di Iran
Selasa, 07 April 2026 - 07:21 WIB
"Operasi ini menjadi jauh lebih sulit karena seorang pembocor membocorkan bahwa kita telah menemukan satu, kita telah menyelamatkan satu, tetapi ada satu lagi di luar sana yang sedang kita coba dapatkan," katanya.
Trump mengatakan pihak berwenang AS akan langsung menghubungi organisasi media yang menerbitkan berita tersebut dan menuntut identitas sumbernya. Dia memperingatkan akan adanya penuntutan jika mereka menolak. Belum jelas media mana yang dimaksud Trump.
"Kami pikir kami akan dapat mengetahuinya, karena kami akan menghubungi perusahaan media yang merilisnya, dan kami akan mengatakan, 'demi keamanan nasional, serahkan atau masuk penjara'," katanya.
Trump mengatakan setelah laporan itu diterbitkan, Iran mengeluarkan pengumuman publik yang menawarkan hadiah untuk penangkapan pilot yang hilang, yang semakin mempersulit upaya pencarian dan penyelamatan.
"Negara itu, Iran, mengeluarkan pengumuman besar...menawarkan hadiah yang sangat besar bagi siapa pun yang menangkap pilot tersebut," kata Trump.
"Kita harus menemukan orang yang membocorkan informasi itu, karena dia orang yang sakit jiwa. Mungkin dia tidak menyadari seberapa buruk situasinya. Saya tidak bisa membayangkan orang itu menyadarinya, tetapi kita akan mencari tahu. Ini masalah keamanan nasional, dan orang yang menyebarkan berita itu akan dipenjara jika dia tidak mengaku," kata Trump.
"Serahkan atau Masuk Penjara"
Trump mengatakan pihak berwenang AS akan langsung menghubungi organisasi media yang menerbitkan berita tersebut dan menuntut identitas sumbernya. Dia memperingatkan akan adanya penuntutan jika mereka menolak. Belum jelas media mana yang dimaksud Trump.
"Kami pikir kami akan dapat mengetahuinya, karena kami akan menghubungi perusahaan media yang merilisnya, dan kami akan mengatakan, 'demi keamanan nasional, serahkan atau masuk penjara'," katanya.
Trump mengatakan setelah laporan itu diterbitkan, Iran mengeluarkan pengumuman publik yang menawarkan hadiah untuk penangkapan pilot yang hilang, yang semakin mempersulit upaya pencarian dan penyelamatan.
"Negara itu, Iran, mengeluarkan pengumuman besar...menawarkan hadiah yang sangat besar bagi siapa pun yang menangkap pilot tersebut," kata Trump.
"Kita harus menemukan orang yang membocorkan informasi itu, karena dia orang yang sakit jiwa. Mungkin dia tidak menyadari seberapa buruk situasinya. Saya tidak bisa membayangkan orang itu menyadarinya, tetapi kita akan mencari tahu. Ini masalah keamanan nasional, dan orang yang menyebarkan berita itu akan dipenjara jika dia tidak mengaku," kata Trump.
Lihat Juga :