Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur AS di Selat Hormuz, Amerika Langsung Menyangkal

Jum'at, 03 April 2026 - 07:36 WIB
Iran membalas dengan serangan pesawat nirawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan sejumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Sebanyak 13 anggota militer AS telah tewas dan sekitar 303 lainnya terluka sejak serangan dimulai.

AS Mengebom Jembatan Tertinggi Iran



Sementara itu, AS membombardir jembatan tertinggi di Iran hingga hancur pada hari Kamis. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengebom negara Islam itu hingga kembali ke Zaman Batu.

Trump mengunggah rekaman pengeboman tersebut di media sosial, yang menunjukkan asap mengepul dari jembatan B1 di Karaj, sekitar 35 kilometer barat daya Teheran.

Dia memperingatkan bahwa akan ada kehancuran lebih lanjut kecuali Iran mau bernegosiasi untuk mengakhiri perang lima minggu tersebut.

“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah digunakan lagi—Masih banyak lagi yang akan menyusul! SUDAH SAATNYA IRAN MEMBUAT KESEPAKATAN SEBELUM TERLAMBAT, DAN TIDAK AKAN ADA YANG TERSISA DARI APA YANG MASIH BISA MENJADI NEGARA YANG HEBAT!” tulis Trump di media sosial, yang dikutip AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!