Gelar Perang Multi-front, Tentara Israel Mengalami Kelelahan dan Terus Melemah

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:30 WIB
Israel melancarkan perang terhadap Gaza pada Oktober 2023, menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai sekitar 172.000, dan menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil di wilayah tersebut, sementara juga terus melakukan serangan hampir setiap hari ke wilayah Suriah, termasuk serangan darat di pedesaan Quneitra dan Daraa di Suriah selatan.

Israel menduduki wilayah di Lebanon selatan, beberapa di antaranya selama beberapa dekade dan yang lainnya sejak perang terakhir antara Oktober 2013 dan November 2014. Israel juga telah membombardir Lebanon dengan serangan udara dan melancarkan serangan darat di selatan setelah serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret.

Selain itu, Israel menduduki wilayah Palestina dan sebagian wilayah Suriah, menolak untuk menarik diri atau mengizinkan pembentukan negara Palestina merdeka sebagaimana diatur dalam resolusi PBB.

Bulan lalu, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!