Kewalahan Hadapi Iran, Pentagon akan Alihkan Senjata dari Ukraina ke Timur Tengah

Jum'at, 27 Maret 2026 - 11:37 WIB
Persenjataan AS terus dikirim ke Timur Tengah di tengah perang melawan Iran. Foto/anadolu
WASHINGTON - Departemen Perang Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan pengalihan senjata yang ditujukan untuk Ukraina ke Timur Tengah karena konflik yang sedang berlangsung dengan Iran dengan cepat menghabiskan cadangan amunisi penting. Kabar itu dilaporkan The Washington Post pada hari Kamis mengutip tiga sumber.

Keputusan tersebut belum dibuat, kata laporan itu, tetapi jika dikonfirmasi, itu bisa berarti transfer rudal pencegat pertahanan udara yang dipesan oleh negara-negara NATO di bawah inisiatif Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina (PURL).



"[Departemen Perang akan] memastikan pasukan AS dan pasukan sekutu serta mitra kami memiliki apa yang mereka butuhkan untuk berperang dan menang," kata departemen tersebut, seperti yang dikutip oleh laporan itu, menambahkan komentar lain tentang masalah ini tidak diberikan.

Orang-orang Eropa juga semakin khawatir tentang tingkat penipisan amunisi militer AS di tengah operasi yang sedang berlangsung melawan Iran, kata laporan itu, mengutip diplomat Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!