Iran Siap Sikat 3.000 Pasukan Lintas Udara AS, Luncurkan Gelombang Serangan ke-79

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:25 WIB
Insiden tersebut, meskipun secara resmi digambarkan terbatas pada area non-tempur, telah menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang kesiapan dan keandalan aset militer utama AS dalam skenario konflik berkepanjangan.

Penarikan ini terjadi bersamaan dengan kepergian USS Abraham Lincoln sebelumnya, yang semakin mengurangi jumlah kelompok serang kapal induk AS yang tersedia di wilayah tersebut.

Perkembangan ini menunjukkan peningkatan tekanan pada pasukan angkatan laut AS, yang telah menjadi pusat kemampuan Washington untuk memproyeksikan kekuatan di kawasan tersebut.

Para pejabat Iran telah berulang kali menyoroti penarikan pasukan ini sebagai bukti bahwa kehadiran militer AS lebih rentan daripada yang sering digambarkan, dan menggunakannya sebagai bagian dari narasi yang lebih luas tentang pergeseran keseimbangan.

Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!