Tak Hanya Kebakaran, Kapal Induk AS yang Kabur dari Perang Iran Punya Banyak Masalah Lain

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:38 WIB
Pengerahan kapal induk yang diperpanjang telah menambah tekanan. Awalnya dikerahkan pada Juni 2025, kapal induk tersebut telah menghabiskan sekitar sembilan bulan di laut, jauh lebih lama daripada penugasan tujuh bulan pada umumnya, dengan operasi yang mencakup wilayah dari Karibia, termasuk misi terkait Venezuela, hingga Timur Tengah.

Eskalasi regional terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Otoritas Iran mengatakan lebih dari 1.300 orang telah tewas sejak perang dimulai, bersama dengan para pemimpin senior, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ali Khamenei dan pejabat senior Ali Larijani.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Baca juga: Israel akan Duduki Lebanon Selatan, Hizbullah Bertekad Lawan Agresi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!