Operasi Bendera Palsu Terbongkar: Rudal Patriot AS Meledak dan Lukai 32 Warga Bahrain, tapi Drone Iran yang Dituduh

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:47 WIB
Bahrain kemudian mengakui bahwa rudal dari sistem Patriot berperan dalam ledakan tersebut dan tidak memberikan bukti yang mendukung klaim sebelumnya bahwa drone Iran bertanggung jawab.

Respons Menohok Iran



Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan temuan tersebut mengkonfirmasi apa yang digambarkan sebagai pola tuduhan palsu terhadap Teheran.

“Apa yang disembunyikan kini telah terungkap...ini adalah contoh lain dari rencana ‘bendera palsu’ yang dirancang untuk mendistorsi citra Iran dan memprovokasi negara-negara tetangganya," kata kementerian tersebut.

"Serangan yang diklaim oleh CENTCOM sebagai serangan Iran sebenarnya adalah rudal Patriot AS yang mengalami kerusakan dan mengenai warga sipil," lanjut Kementerian Luar Negeri Iran.

Kementerian tersebut selanjutnya menyatakan, "Ledakan di daerah pemukiman Sitra bukan disebabkan oleh drone Iran.”

Para pejabat Iran telah berulang kali membantah keterlibatan dalam insiden yang dikaitkan dengan mereka selama perang, sambil tetap menyatakan bahwa Teheran secara terbuka menargetkan pangkalan militer AS dan aset Barat di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!