Mossad Gagal Gulingkan Rezim Iran, PM Israel Benjamin Netanyahu Frustrasi
Selasa, 24 Maret 2026 - 06:38 WIB
“Keyakinan bahwa Israel dan Amerika Serikat dapat membantu memicu pemberontakan yang meluas adalah kesalahan mendasar dalam persiapan perang yang telah menyebar ke seluruh Timur Tengah,” tulis The New York Times dalam laporannya.
Meskipun Netanyahu tetap optimistis tentang prospek menempatkan pasukan di Iran, dia dilaporkan frustrasi karena janji Mossad untuk memicu pemberontakan di Iran belum membuahkan hasil.
Menurut The New York Times, Netanyahu mengatakan dalam pertemuan keamanan beberapa hari setelah perang dimulai bahwa Trump dapat mengakhiri perang kapan saja jika operasi Mossad tidak membuahkan hasil.
Janji-janji Mossad, menurut laporan tersebut, dibantah oleh banyak pejabat senior AS dan analis di badan intelijen militer Israel; Aman.
Para pemimpin militer AS mengatakan kepada Trump bahwa warga Iran tidak akan turun ke jalan saat bom berjatuhan, sementara para pejabat intelijen menilai bahwa kemungkinan terjadinya pemberontakan massal sangat rendah.
Meskipun Netanyahu tetap optimistis tentang prospek menempatkan pasukan di Iran, dia dilaporkan frustrasi karena janji Mossad untuk memicu pemberontakan di Iran belum membuahkan hasil.
Menurut The New York Times, Netanyahu mengatakan dalam pertemuan keamanan beberapa hari setelah perang dimulai bahwa Trump dapat mengakhiri perang kapan saja jika operasi Mossad tidak membuahkan hasil.
Janji-janji Mossad, menurut laporan tersebut, dibantah oleh banyak pejabat senior AS dan analis di badan intelijen militer Israel; Aman.
Para pemimpin militer AS mengatakan kepada Trump bahwa warga Iran tidak akan turun ke jalan saat bom berjatuhan, sementara para pejabat intelijen menilai bahwa kemungkinan terjadinya pemberontakan massal sangat rendah.
(mas)
Lihat Juga :