AS Minta Kompensasi Rp84.781 Triliun dari Negara-negara Arab jika Perang Iran Terus Berlanjut

Senin, 23 Maret 2026 - 12:30 WIB
Namun, bukti yang semakin banyak muncul menunjukkan pasukan AS meluncurkan roket dari wilayah negara-negara Teluk Persia sementara pesawat tempur Amerika telah menggunakan wilayah udara negara-negara tersebut selama misi pengeboman di Iran.

Sebagai tanggapan, Iran telah menyerang pangkalan-pangkalan terkait AS dan target lainnya di negara-negara Teluk Persia, seperti fasilitas minyak dan gas yang terkait dengan perusahaan-perusahaan Amerika, sebagai pembalasan atas serangan AS terhadap situs-situs terkait di Iran.

Iran juga telah memberlakukan pembatasan transit melalui Selat Hormuz, memaksa negara-negara Teluk Persia untuk memangkas produksi minyak dan membuat mereka tidak dapat mengirimkan minyak mentah melalui koridor vital tersebut.

Kerugian pendapatan dari ekspor energi dan pariwisata telah menimbulkan kerusakan ekonomi yang parah pada UEA, Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain.

Sebuah laporan Reuters pekan lalu mengatakan bahwa tiga dari empat negara Teluk Persia terbesar sedang menilai kembali triliunan dolar kepemilikan dana kekayaan negara di luar negeri, yang mencakup USD1,2 triliun yang sebelumnya dijanjikan untuk investasi di ekonomi Amerika setelah kunjungan Trump ke wilayah tersebut pada Mei 2025.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!