Trump Ancam Serang PLTN Iran dalam 48 Jam, Israel Terapkan Status Darurat
Minggu, 22 Maret 2026 - 08:15 WIB
Serangan Iran menghancurkan wilayah Israel selatan. Foto/aljazeera
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika negara itu gagal membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Ancaman itu muncul seiring penutupan di Selat Hormuz yang masih dilakukan Iran.
Iran menyerang Israel selatan, melukai puluhan orang di kota Dimona dan Arad, dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai "malam pertempuran yang sulit".
Keadaan darurat diumumkan setelah rudal Iran menghantam Arad di Israel selatan. Kota di Israel selatan itu telah diserang, dengan setidaknya88 orang terluka dan bangunan rusak parah.
Serangan AS dan Israel terus berlanjut di seluruh Iran, termasuk di Teheran, Karaj, Isfahan, dan Natanz, dengan Organisasi Energi Atom negara itu mengatakan fasilitas nuklir Natanz juga terkena serangan.
Iran menyerang Israel selatan, melukai puluhan orang di kota Dimona dan Arad, dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai "malam pertempuran yang sulit".
Keadaan darurat diumumkan setelah rudal Iran menghantam Arad di Israel selatan. Kota di Israel selatan itu telah diserang, dengan setidaknya88 orang terluka dan bangunan rusak parah.
Serangan AS dan Israel terus berlanjut di seluruh Iran, termasuk di Teheran, Karaj, Isfahan, dan Natanz, dengan Organisasi Energi Atom negara itu mengatakan fasilitas nuklir Natanz juga terkena serangan.
Lihat Juga :