Negara-negara Arab Kewalahan Hadapi Serangan Iran, Ukraina Kirim 1.000 Drone Pencegat per Hari

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:25 WIB
Sebelumnya, Zelenskyy bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, berterima kasih atas dukungan mereka di "musim dingin yang sulit" bagi negaranya, di mana Rusia telah menyerang infrastruktur energi penting di tengah kondisi cuaca yang membeku.

“Saya pikir sangat penting bagi kita untuk memperjelas bahwa fokus harus tetap pada Ukraina,” kata Starmer setelah acara di Downing Street.

“Jelas ada konflik di Iran yang sedang berlangsung, di Timur Tengah, tetapi kita tidak boleh kehilangan fokus pada apa yang terjadi di Ukraina dan kebutuhan akan dukungan kita.”

Zelenskyy juga bertemu dengan Raja Charles III di Istana Buckingham. Kedua pria itu bertemu selama 25 menit sambil minum teh di ruang kerja pribadi raja.

Konflik saat ini akan menyebabkan "peningkatan pesat dalam pertahanan udara jarak pendek terhadap drone," kata Robert Tollast, dari lembaga think tank Rusi. “Kita akan memasuki periode investasi besar-besaran secara global, meskipun butuh waktu yang sangat lama bagi Eropa untuk menyadari ancaman ini.”

Ia menambahkan bahwa diperlukan "arsitektur darat anti-drone" yang serupa dengan Ukraina, di mana sensor, radar taktis, dan tim truk bersenjata bergerak dikoordinasikan dalam pertahanan. "Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!