Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua kecuali AS dan Sekutunya

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (tengah) berpartisipasi dalam pawai Hari Quds tradisional di ibu kota Teheran pada 13 Maret 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran global, tetapi memperingatkan akses secara efektif tertutup bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pernyataan itu muncul seiring perang antara Iran dan AS-Israel.

Berbicara pada konferensi pers di Teheran, Araghchi mengatakan Iran sedang menjalankan haknya untuk membela diri sebagai tanggapan terhadap agresi Amerika-Israel.



“Dari perspektif kami, selat itu terbuka, tetapi hanya tertutup bagi musuh-musuh kami dan sekutu mereka,” katanya, menambahkan Iran akan terus melawan “dengan bangga”.

Araghchi menolak anggapan bahwa Teheran telah meminta gencatan senjata, menyatakan Iran tidak memulai permintaan semacam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!