Perang Iran Datangkan Miliaran Dolar bagi Perusahaan Energi AS
Senin, 16 Maret 2026 - 20:20 WIB
Perubahan haluan ini terjadi ketika tim Trump menghadapi tantangan dalam menyajikan rencana yang koheren untuk membuka kembali Selat Hormuz yang vital bagi kapal-kapal AS. Otoritas Iran mengklaim bahwa Selat Hormuz tertutup bagi kapal-kapal AS dan Israel, meskipun tidak disegel secara fisik dengan penghalang permanen.
Menurut The Guardian, lebih dari 1.000 kapal kargo, terutama kapal tanker minyak dan gas, telah diblokir untuk melintasi selat tersebut. Jika tetap ditutup hingga akhir bulan, beberapa analis memperkirakan harga minyak mentah bisa melonjak hingga USD150 atau bahkan USD200 per barel, tulis The Economist awal pekan ini.
Kenaikan harga minyak memberikan tekanan pada perekonomian AS, karena harga bensin dan bahan bakar diesel, serta banyak barang dan jasa, telah meningkat di negara tersebut, demikian ditekankan oleh The Wall Street Journal. Namun, AS, sebagai produsen minyak utama, dapat memberikan perlindungan bagi perekonomian dari konsekuensi terburuk, catat surat kabar tersebut.
Menurut The Guardian, lebih dari 1.000 kapal kargo, terutama kapal tanker minyak dan gas, telah diblokir untuk melintasi selat tersebut. Jika tetap ditutup hingga akhir bulan, beberapa analis memperkirakan harga minyak mentah bisa melonjak hingga USD150 atau bahkan USD200 per barel, tulis The Economist awal pekan ini.
Kenaikan harga minyak memberikan tekanan pada perekonomian AS, karena harga bensin dan bahan bakar diesel, serta banyak barang dan jasa, telah meningkat di negara tersebut, demikian ditekankan oleh The Wall Street Journal. Namun, AS, sebagai produsen minyak utama, dapat memberikan perlindungan bagi perekonomian dari konsekuensi terburuk, catat surat kabar tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :