Trump Blakblakan Kuba Target Berikutnya setelah Perang Iran
Senin, 16 Maret 2026 - 12:49 WIB
"Orang-orang telah menunggu 50 tahun untuk mendengar cerita ini dengan Kuba," kata Trump.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan khusus AS dalam operasi Januari lalu hanya memperkuat teori tentang kemungkinan rencana perubahan rezim di pulau yang berjarak 90 mil (145 kilometer) dari pantai Florida, yang para pemimpin Komunis-nya telah bertahan melawan tekanan AS selama beberapa dekade.
Orang-orang yang mengetahui pemikiran Trump tentang Kuba mengatakan bahwa dia ingin menggunakan tekanan ekonomi Amerika untuk membuat negara itu bergantung secara finansial pada Washington. AS pada dasarnya akan menggantikan peran saingannya di masa lalu, Uni Soviet, yang menjaga Kuba tetap bertahan sebelum runtuh pada tahun 1991.
Pemerintah Kuba pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa mereka telah berbicara dengan para pejabat AS, dengan Presiden Miguel Diaz-Canel mengatakan kedua pihak sedang menjajaki "solusi potensial untuk perbedaan bilateral kita."
Diaz-Canel mengatakan bahwa dia bersedia bernegosiasi dengan AS, tetapi hanya sebagai pihak yang setara. Dia juga memperingatkan bahwa negaranya sedang memperkuat pertahanan militernya.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan khusus AS dalam operasi Januari lalu hanya memperkuat teori tentang kemungkinan rencana perubahan rezim di pulau yang berjarak 90 mil (145 kilometer) dari pantai Florida, yang para pemimpin Komunis-nya telah bertahan melawan tekanan AS selama beberapa dekade.
Orang-orang yang mengetahui pemikiran Trump tentang Kuba mengatakan bahwa dia ingin menggunakan tekanan ekonomi Amerika untuk membuat negara itu bergantung secara finansial pada Washington. AS pada dasarnya akan menggantikan peran saingannya di masa lalu, Uni Soviet, yang menjaga Kuba tetap bertahan sebelum runtuh pada tahun 1991.
Pemerintah Kuba pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa mereka telah berbicara dengan para pejabat AS, dengan Presiden Miguel Diaz-Canel mengatakan kedua pihak sedang menjajaki "solusi potensial untuk perbedaan bilateral kita."
Diaz-Canel mengatakan bahwa dia bersedia bernegosiasi dengan AS, tetapi hanya sebagai pihak yang setara. Dia juga memperingatkan bahwa negaranya sedang memperkuat pertahanan militernya.
(mas)
Lihat Juga :