AS Gunakan Pesawat Pembom Siluman B-2 dalam Perang Lawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:30 WIB
“Jumlah sorti dan jumlah serangan pembom, yang tertinggi hingga saat ini, terus meningkat dan hanya akan meningkat. Dan kuantitas memiliki kualitas tersendiri seiring kita terus meningkatkan kekuatan,” ujar Hegseth kepada wartawan di samping Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan.

Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil. Sebanyak 13 anggota militer AS telah tewas sejak operasi dimulai.

Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!