AS Gunakan Pesawat Pembom Siluman B-2 dalam Perang Lawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:30 WIB
loading...
AS Gunakan Pesawat Pembom...
Pesawat siluman pembom B-2 milik AS dikerahkan dalam perang Iran. Foto/aa
A A A
WASHINGTON - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pesawat pembom siluman B-2 melakukan misi yang menargetkan kemampuan Iran sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung yang dimulai akhir bulan lalu. Pernyataan itu muncul pada Jumat (13/3/2026) di tengah perang antara Iran dan AS-Israel.

“Pesawat pembom siluman B-2 lepas landas untuk melakukan misi selama Operasi Epic Fury, memberikan tembakan jarak jauh untuk tidak hanya menghilangkan ancaman dari rezim Iran saat ini, tetapi juga menghilangkan kemampuan mereka untuk membangun kembali di masa depan,” ungkap CENTCOM di perusahaan media sosial AS, sambil membagikan visual pesawat pembom tersebut.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan semua perusahaan pertahanan Iran akan dihancurkan “segera, dan sangat segera.”

“Hari ini akan menjadi lagi volume serangan tertinggi yang telah dilakukan Amerika di langit Iran dan Teheran.

“Jumlah sorti dan jumlah serangan pembom, yang tertinggi hingga saat ini, terus meningkat dan hanya akan meningkat. Dan kuantitas memiliki kualitas tersendiri seiring kita terus meningkatkan kekuatan,” ujar Hegseth kepada wartawan di samping Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan.

Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil. Sebanyak 13 anggota militer AS telah tewas sejak operasi dimulai.

Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved