Iran Masih Berpengaruh Kuat di Selat Hormuz, Trump Ditekan untuk Hentikan Perang

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:30 WIB
“Akan ada konsekuensi bencana bagi pasar minyak dunia semakin lama gangguan ini berlangsung, dan semakin drastis konsekuensinya bagi ekonomi global,” ujar presiden dan CEO raksasa minyak Saudi Aramco, Amin H Nasser, kepada wartawan.

“Sangat penting agar pengiriman barang kembali beroperasi di Selat Hormuz.”

Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa dekade.

Selat Hormuz pada dasarnya tertutup, dan serangan dilakukan terhadap fasilitas energi di Timur Tengah, mengguncang pasar minyak.

Mulai dari warga Amerika yang mengisi tangki bahan bakar di SPBU hingga pabrik-pabrik di Eropa dan perekonomian Asia, dampaknya sudah mulai terasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!