Rusia Turun Tangan Bantu Iran Melawan AS-Israel, Ini Respons Kesal Trump
Minggu, 08 Maret 2026 - 08:33 WIB
Dalam kesempatan terpisah, pembawa acara MS NOW, Chris Hayes, membela pertanyaan Doocy, menggunakan nada mengejek untuk menyoroti kekesalan Trump karena ditanya tentang perang selama acara Gedung Putih terkait olahraga perguruan tinggi.
“Anda bertanya kepada saya tentang perang?” kata Hayes dengan nada mengejek Trump. “Tentang anggota layanan Amerika kita yang menjadi sasaran musuh pada saat seperti ini ketika saya mencoba menyelesaikan portal transfer?” katanya lagi.
Para pejabat pemerintahan Trump telah meremehkan atau menolak untuk berkomentar mengenai pemberitaan dari The Washington Post, yang mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Rusia terlibat dalam upaya komprehensif untuk membantu Iran menemukan aset tempur AS termasuk kapal perang dan pesawat terbang.
“Kami tidak berkomentar tentang laporan intelijen yang bocor ke pers,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada Fox News.
“Terlepas dari apakah ini terjadi atau tidak, terus terang, itu tidak terlalu penting karena Presiden Trump dan militer Amerika Serikat benar-benar menghancurkan rezim teroris Iran yang nakal," ujarnya.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan pasukan AS "memantau semuanya" terkait ancaman intelijen seputar konflik dengan Iran.
"Para komandan kami mengetahui semuanya," katanya kepada 60 Minutes. "Kami memiliki intelijen terbaik di dunia. Kami mengetahui siapa yang berbicara dengan siapa, mengapa mereka berbicara dengan mereka, dan seberapa akurat informasi tersebut."
“Anda bertanya kepada saya tentang perang?” kata Hayes dengan nada mengejek Trump. “Tentang anggota layanan Amerika kita yang menjadi sasaran musuh pada saat seperti ini ketika saya mencoba menyelesaikan portal transfer?” katanya lagi.
Para pejabat pemerintahan Trump telah meremehkan atau menolak untuk berkomentar mengenai pemberitaan dari The Washington Post, yang mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Rusia terlibat dalam upaya komprehensif untuk membantu Iran menemukan aset tempur AS termasuk kapal perang dan pesawat terbang.
“Kami tidak berkomentar tentang laporan intelijen yang bocor ke pers,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada Fox News.
“Terlepas dari apakah ini terjadi atau tidak, terus terang, itu tidak terlalu penting karena Presiden Trump dan militer Amerika Serikat benar-benar menghancurkan rezim teroris Iran yang nakal," ujarnya.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan pasukan AS "memantau semuanya" terkait ancaman intelijen seputar konflik dengan Iran.
"Para komandan kami mengetahui semuanya," katanya kepada 60 Minutes. "Kami memiliki intelijen terbaik di dunia. Kami mengetahui siapa yang berbicara dengan siapa, mengapa mereka berbicara dengan mereka, dan seberapa akurat informasi tersebut."
Lihat Juga :