Donald Trump Menghina Iran: Pecundang Timur Tengah!
Minggu, 08 Maret 2026 - 07:37 WIB
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dalam sebuah wawancara televisi bahwa kampanye pengeboman terbesar dalam perang ini masih akan datang.
Perang ini dimulai sejak Sabtu pekan lalu ketika AS dan Israel menyerang Iran dengan serangan yang menargetkan kemampuan militer, kepemimpinan, dan program nuklirnya. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan hari pertama.
Tujuan dan jangka waktu perang yang dinyatakan Washington telah berulang kali berubah. AS kadang-kadang mengisyaratkan bahwa mereka berupaya menggulingkan pemerintah Iran atau mengangkat kepemimpinan baru dari dalam. Namun, dalam beberapa kesempatan Washington menyatakan tidak bertujuan melakukan perubahan rezim di Iran.
Pertempuran tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran, lebih dari 200 orang di Lebanon, dan 11 orang di Israel, menurut para pejabat di negara-negara tersebut. Enam tentara AS juga telah tewas.
Sementara itu, beberapa ledakan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Sabtu pagi. Pemerintah setempat mengatakan telah mengaktifkan pertahanan udara. Penumpang yang menunggu penerbangan di Bandara Internasional Dubai, bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional, mendapati diri mereka diarahkan ke terowongan kereta api di lapangan terbang yang luas setelah alarm berbunyi.
Perang ini dimulai sejak Sabtu pekan lalu ketika AS dan Israel menyerang Iran dengan serangan yang menargetkan kemampuan militer, kepemimpinan, dan program nuklirnya. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan hari pertama.
Tujuan dan jangka waktu perang yang dinyatakan Washington telah berulang kali berubah. AS kadang-kadang mengisyaratkan bahwa mereka berupaya menggulingkan pemerintah Iran atau mengangkat kepemimpinan baru dari dalam. Namun, dalam beberapa kesempatan Washington menyatakan tidak bertujuan melakukan perubahan rezim di Iran.
Pertempuran tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran, lebih dari 200 orang di Lebanon, dan 11 orang di Israel, menurut para pejabat di negara-negara tersebut. Enam tentara AS juga telah tewas.
Sementara itu, beberapa ledakan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Sabtu pagi. Pemerintah setempat mengatakan telah mengaktifkan pertahanan udara. Penumpang yang menunggu penerbangan di Bandara Internasional Dubai, bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional, mendapati diri mereka diarahkan ke terowongan kereta api di lapangan terbang yang luas setelah alarm berbunyi.
(mas)
Lihat Juga :