Iran Bertekad Lawan AS dan Israel hingga Tentara dan Peluru Terakhir
Sabtu, 07 Maret 2026 - 03:32 WIB
“Ini adalah pertempuran yang sangat heroik… bagi kita, dan kita harus menghentikan agresor dan kekejaman mereka di Iran… Sekarang hukum internasional sedang diserang, begitu pula Iran. Sayangnya, prinsip-prinsip hukum internasional telah diserang, dan kita harus bersatu melawan kekejaman ini,” kata Khatibzadeh.
Tindakan AS mengancam norma-norma diplomatik global, tambahnya.
“Amerika telah membunuh kepala negara lain. Jika ini adalah norma baru, maka tidak ada seorang pun, tidak ada negara di dunia yang benar-benar dapat memiliki hubungan diplomatik normal dengan negara lain,” ungkap Khatibzadeh.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran membalas dengan serangan terhadap wilayah Israel, serta terhadap pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Tindakan AS mengancam norma-norma diplomatik global, tambahnya.
“Amerika telah membunuh kepala negara lain. Jika ini adalah norma baru, maka tidak ada seorang pun, tidak ada negara di dunia yang benar-benar dapat memiliki hubungan diplomatik normal dengan negara lain,” ungkap Khatibzadeh.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran membalas dengan serangan terhadap wilayah Israel, serta terhadap pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Lihat Juga :