Iran Ogah Minta Gencatan Senjata: Militer AS Rasakan Bencana Besar Jika Lakukan Invasi Darat!

Jum'at, 06 Maret 2026 - 07:05 WIB
“Dan sekarang mereka membicarakan, Anda tahu, rencana B. Dan saya, saya percaya bahwa, Anda tahu, rencana B akan menjadi kegagalan yang lebih besar," paparnya.

Komentar Araghchi menunjukkan bahwa Iran akan menghadapi perang yang lebih lama dengan AS dan Israel setelah Presiden Amerika Donald Trump mengatakan dia memperkirakan perang tersebut akan berlangsung selama empat hingga lima minggu. Trump sendiri telah mengkritik para pendahulunya dari Partai Demokrat karena terlibat dalam konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Araghchi, ketika ditanya mengapa Iran melancarkan serangan terhadap hampir selusin negara tetangga Arab-nya selama bulan suci Ramadan, mengatakan, “Kami tidak menyerang tetangga kami. Kami tidak menyerang negara-negara Muslim.”

“Kami telah menyerang target Amerika dan pangkalan Amerika, instalasi Amerika, yang sayangnya terletak di wilayah tetangga kami,” katanya.

“Jadi kami telah menjelaskan kepada mereka, saya telah menghubungi menteri luar negeri mereka, dan saya telah menjelaskan bahwa ‘kami tidak menargetkan Anda. Kami tidak memiliki masalah dengan Anda. Kami hanya, hanya menargetkan instalasi Amerika'," kata Araghchi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!