Ukraina-AS Gelar Latihan Militer Saat Rusia Adakan Latihan di Belarusia
Jum'at, 18 September 2020 - 01:45 WIB
Pasukan Rusia dan Belarusia memulai latihan di wilayah Brest dekat perbatasan Belarusia dengan Polandia pada hari Selasa lalu. Kantor berita Interfax mengutip kementerian pertahanan Rusia yang mengatakan latihan tersebut, yang akan berlangsung hingga 25 September, untuk tujuan kontra-terorisme dan tidak ditujukan terhadap negara lain.(Baca juga: Rusia Tuduh Amerika Serikat Dorong Revolusi di Belarusia )
Hubungan Kyiv dengan Moskow memburuk pada tahun 2014 setelah Rusia mencaplok semenanjung Crimea dari Ukraina dan mendukung separatis pro-Rusia di wilayah Donbass Ukraina.
Hubungan Ukraina dengan Belarusia juga memburuk ketika Kyiv bulan lalu mengutuk pemilihan presiden 9 Agustus di Belarusia sebagai pemilu yang tidak bebas dan tidak adil setelah komisi pemilihan menyatakan Lukashenko sebagai pemenang.
Menghadapi demonstrasi massa oleh pengunjuk rasa yang mengatakan pemungutan suara dicurangi, Lukashenko, yang menyangkal kecurangan pemilihan, telah didorong kembali lebih dekat ke sekutu tradisional Moskow.
Kantor berita negara Belarusia, Belta, mengutip Lukashenko yang menyebut Ukraina dan AS di antara negara-negara yang dituduh mengatur aksi protes.(Baca juga: Lukashenko: Barat Sudah Rencanakan Demonstrasi di Belarusia Selama 10 Tahun )
Hubungan Kyiv dengan Moskow memburuk pada tahun 2014 setelah Rusia mencaplok semenanjung Crimea dari Ukraina dan mendukung separatis pro-Rusia di wilayah Donbass Ukraina.
Hubungan Ukraina dengan Belarusia juga memburuk ketika Kyiv bulan lalu mengutuk pemilihan presiden 9 Agustus di Belarusia sebagai pemilu yang tidak bebas dan tidak adil setelah komisi pemilihan menyatakan Lukashenko sebagai pemenang.
Menghadapi demonstrasi massa oleh pengunjuk rasa yang mengatakan pemungutan suara dicurangi, Lukashenko, yang menyangkal kecurangan pemilihan, telah didorong kembali lebih dekat ke sekutu tradisional Moskow.
Kantor berita negara Belarusia, Belta, mengutip Lukashenko yang menyebut Ukraina dan AS di antara negara-negara yang dituduh mengatur aksi protes.(Baca juga: Lukashenko: Barat Sudah Rencanakan Demonstrasi di Belarusia Selama 10 Tahun )
(ber)
Lihat Juga :