Taliban Bantai 20 Pasukan Pemerintah Afghanistan di Tengah Pembicaraan Damai
Jum'at, 18 September 2020 - 00:14 WIB
Pemerintah Afghanistan dan sekutunya, termasuk NATO dan Amerika Serikat (AS), menyerukan agar Taliban menyetujui gencatan senjata untuk membantu memajukan apa yang diperkirakan akan berlangsung lama dan mengkancah negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Taliban belum menyetujui gencatan senjata dan telah melakukan serangan hampir setiap hari terhadap pasukan keamanan Afghanistan sejak AS dan militan mencapai kesepakatan damai pada Februari lalu yang dapat membuat pasukan asing keluar dari Afghanistan.
Negosiasi pada awalnya diharapkan untuk fokus pada rincian teknis seperti jadwal pembicaraan dan kode etik.
Para negosiator akan membahas gencatan senjata, hak-hak perempuan dan minoritas, dan pelucutan senjata puluhan ribu pejuang Taliban dan milisi yang setia kepada panglima perang, beberapa dari mereka sejalan dengan pemerintah.(Baca juga: Perundingan Damai Afghanistan Bahas Gencatan Senjata dan Hak-Hak Perempuan )
Taliban belum menyetujui gencatan senjata dan telah melakukan serangan hampir setiap hari terhadap pasukan keamanan Afghanistan sejak AS dan militan mencapai kesepakatan damai pada Februari lalu yang dapat membuat pasukan asing keluar dari Afghanistan.
Negosiasi pada awalnya diharapkan untuk fokus pada rincian teknis seperti jadwal pembicaraan dan kode etik.
Para negosiator akan membahas gencatan senjata, hak-hak perempuan dan minoritas, dan pelucutan senjata puluhan ribu pejuang Taliban dan milisi yang setia kepada panglima perang, beberapa dari mereka sejalan dengan pemerintah.(Baca juga: Perundingan Damai Afghanistan Bahas Gencatan Senjata dan Hak-Hak Perempuan )
(ber)
Lihat Juga :