Murka Tak Boleh Pakai Pangkalan Militernya untuk Serang Iran, Trump Setop Semua Perdagangan dengan Spanyol
Rabu, 04 Maret 2026 - 15:54 WIB
“Spanyol sebenarnya mengatakan kita tidak dapat menggunakan pangkalan mereka, dan itu tidak masalah,” kata Trump kepada wartawan, sebelum mengklaim bahwa ia dapat mengabaikan larangan tersebut jika ia mau.
“Kita bisa menggunakan pangkalan mereka jika kita mau,” katanya. “Kita bisa terbang dan menggunakannya, tidak ada yang akan melarang kita menggunakannya.”
Kedua pangkalan tersebut banyak digunakan oleh pesawat kargo dan pesawat tempur Amerika selama invasi Afghanistan tahun 2001 dan invasi Irak tahun 2003.
Pangkalan Udara Moron berfungsi sebagai pangkalan utama untuk mengisi bahan bakar pesawat tanker selama pemboman Libya oleh NATO pada tahun 2011.
Lebih dari selusin pesawat tanker meninggalkan Rota dan Moron pada hari Senin, setelah Spanyol mengumumkan larangan tersebut.
Konflik dengan Iran telah mengungkap perpecahan di antara sekutu Eropa AS. Sanchez adalah satu-satunya pemimpin Uni Eropa yang secara terbuka mengutuk serangan AS terhadap Iran – menggambarkan ‘Operasi Epic Fury’ sebagai “intervensi militer yang tidak beralasan dan berbahaya yang berada di luar hukum internasional.”
“Kita bisa menggunakan pangkalan mereka jika kita mau,” katanya. “Kita bisa terbang dan menggunakannya, tidak ada yang akan melarang kita menggunakannya.”
Kedua pangkalan tersebut banyak digunakan oleh pesawat kargo dan pesawat tempur Amerika selama invasi Afghanistan tahun 2001 dan invasi Irak tahun 2003.
Pangkalan Udara Moron berfungsi sebagai pangkalan utama untuk mengisi bahan bakar pesawat tanker selama pemboman Libya oleh NATO pada tahun 2011.
Lebih dari selusin pesawat tanker meninggalkan Rota dan Moron pada hari Senin, setelah Spanyol mengumumkan larangan tersebut.
Konflik dengan Iran telah mengungkap perpecahan di antara sekutu Eropa AS. Sanchez adalah satu-satunya pemimpin Uni Eropa yang secara terbuka mengutuk serangan AS terhadap Iran – menggambarkan ‘Operasi Epic Fury’ sebagai “intervensi militer yang tidak beralasan dan berbahaya yang berada di luar hukum internasional.”
Lihat Juga :