Grok Sebut Video Afghanistan Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan Tak Benar

Jum'at, 27 Februari 2026 - 14:05 WIB

Klaim Pakistan



Menurut laporan Associated Press, militer Pakistan melakukan serangan udara yang menargetkan apa yang mereka sebut sebagai fasilitas militer Afghanistan di provinsi Kabul, Kandahar, dan Paktia, yang diduga menghancurkan dua pangkalan brigade, tetapi mereka tidak menyebutkan adanya potensi korban jiwa.

Pemerintah Pakistan, yang menggambarkan serangan udara Minggu lalu sebagai serangan terhadap militan yang bersembunyi di daerah tersebut, menggambarkan serangan Afghanistan pada Kamis malam sebagai serangan tanpa provokasi dan menolak klaim bahwa pos-pos militer telah direbut.

"Pertahanan Taliban Afghanistan menjadi target di Kabul, (provinsi) Paktia, dan Kandahar," tulis Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar di X, saat Islamabad meluncurkan Operasi Ghazab lil-Haq terhadap Taliban Afghanistan atas "penembakan tanpa provokasi" dari seberang perbatasan.

Stasiun televisi pemerintah Pakistan, PTV News, melaporkan bahwa pasukan Pakistan telah menargetkan instalasi militer penting Taliban Afghanistan di Kabul, Kandahar, dan Paktia. Laporan tersebut mengeklaim setidaknya dua markas brigade telah dihancurkan di Kabul dalam serangan tersebut, sementara satu markas korps dan satu markas brigade telah dihancurkan di Kandahar.

Laporan itu juga mengeklaim bahwa sebuah depot amunisi dan pangkalan logistik telah dihancurkan di Kandahar, dan sebuah markas korps telah dihancurkan di Paktia.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi telah mengutuk Taliban Afghanistan karena menargetkan warga sipil. Sebuah pernyataan yang di-posting oleh Naqvi, yang juga ketua Dewan Kriket Pakistan (PCB), di X mengatakan bahwa angkatan bersenjata Pakistan telah merespons dengan tepat terhadap agresi terbuka oleh Taliban Afghanistan.

“Musuh pengecut itu menyerang dalam kegelapan malam. Taliban Afghanistan melakukan upaya keji untuk menargetkan warga sipil yang tidak bersalah,” katanya.

“Bangsa ini berdiri bahu-membahu dengan angkatan bersenjata. Taliban Afghanistan melakukan kesalahan besar dengan menyerang. Mereka harus menghadapi konsekuensi serius. Kami tidak akan membiarkan keamanan kami dikompromikan,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!