Rudal CM-320 China untuk Iran Mampu Hancurkan Kapal Induk, AS Bisa Dipermalukan

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:53 WIB
Ini adalah demonstrasi militer besar ketiga dalam seminggu saat Teheran secara bersamaan bernegosiasi dengan Washington.

Televisi pemerintah Iran menyiarkan rekaman yang menunjukkan rudal, drone, dan roket ditembakkan ke target yang dituju selama latihan, yang berpusat di markas besar pasukan darat IRGC di Madineh.

Komandan latihan mengatakan manuver tersebut direncanakan berdasarkan ancaman yang ada.

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa sistem rudal baru yang baru-baru ini ditambahkan ke pasukan darat IRGC telah diuji selama latihan tersebut.

IRGC juga mengumumkan pengangkatan Seyyed Mohammad Hosseini, seorang brigadir jenderal, sebagai komandan baru Brigade Pasukan Khusus Saberin.

Sebelumnya, Hosseini memimpin Brigade Pasukan Khusus Salman Farsi ke-110 dan memiliki pengalaman operasional dan komando yang luas.

Latihan pasukan darat ini menyusul dua demonstrasi militer besar lainnya.

Iran melakukan latihan tembak langsung di Selat Hormuz pekan lalu, menutup sementara sebagian jalur air penting yang dilalui 20 persen produksi minyak global.

Iran dan Rusia juga melakukan latihan Angkatan Laut gabungan pada hari Kamis di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara.

Secara terpisah, protes mahasiswa berlanjut pada hari Rabu di beberapa universitas di Teheran, dengan bentrokan dilaporkan antara demonstran anti-rezim dan mahasiswa pro-pemerintah di universitas Khajeh Nasir dan Elm-o-Sanat, sementara aksi duduk terjadi di universitas Alzahra dan Shahid Beheshti.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!