AS Berupaya Alihkan Tanggung Jawab Serangan ke Iran pada Israel

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:17 WIB
Pekan lalu, Presiden Trump memberi Iran ultimatum 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan tentang pembongkaran program nuklir dan rudal balistiknya, memperingatkan “hal-hal yang sangat buruk” akan terjadi jika Iran tidak mematuhinya.

Terlepas dari peningkatan kekuatan militer dan retorika, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran sedang mengerjakan draf untuk potensi perjanjian baru dan lebih memilih jalur diplomatik, meskipun ia menegaskan negara itu juga "siap berperang."

Rusia telah memperingatkan kebuntuan tersebut "berpotensi meledak" dan setiap serangan terhadap situs nuklir Iran dapat menyebabkan bencana nuklir, mendesak semua pihak mencari penyelesaian damai.

Baca juga: Siapa Dan Caine? Jenderal AS Memperingatkan Risiko Invasi ke Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!