Kapan Negara-negara Muslim Mulai Berpuasa Ramadan?

Senin, 16 Februari 2026 - 17:25 WIB
Elongasi: Bulan harus cukup jauh dari matahari untuk memastikan cahayanya tidak terhalang. Untuk pengamatan yang andal dengan mata telanjang, bulan harus berjarak 10-12 derajat dari matahari. Jika jaraknya kurang dari 7 derajat, maka bulan sabit mungkin terlalu tipis secara fisik untuk memantulkan cukup cahaya agar dapat dilihat oleh mata manusia.

Ketinggian: Semakin tinggi bulan saat matahari terbenam, semakin sedikit ia harus bersaing dengan atmosfer yang tebal dan berkabut serta cahaya langit di dekat cakrawala. Ketinggian 10 derajat biasanya cukup untuk visibilitas yang jelas dengan mata telanjang, sementara ketinggian yang lebih rendah yaitu 3 hingga 5 derajat mungkin cukup dengan bantuan alat bantu optik.

Waktu tunda: Ini adalah waktu antara matahari terbenam dan bulan terbenam. Untuk pengamatan yang andal dengan mata telanjang, biasanya dibutuhkan setidaknya 45 menit agar langit cukup gelap untuk melihat bulan. Durasi yang lebih lama bahkan lebih baik.

Kapan Ramadan dimulai di berbagai negara?

Menurut Crescent Moon Watch, pelacak bulan yang dijalankan oleh Kantor Almanak Nautika Inggris Raya, bulan baru Ramadan akan dimulai pada 17 Februari pukul 15.01 waktu Mekah (12.01 GMT).

Pada malam itu di Mekah, matahari akan terbenam pada pukul 18.19 (15.19 GMT), dan bulan hanya akan terlihat selama tiga menit, terbenam pada pukul 18.22 (15.22 GMT). Dengan bulan baru yang baru berusia tiga jam dan 18 menit, sangat kecil kemungkinan siapa pun di seluruh dunia akan melihat bulan sabit pada malam itu, yang berarti hari pertama Ramadan akan dimulai pada tanggal 19 Februari.

Pada malam tanggal 18 Februari, bulan baru seharusnya terlihat di sebagian besar wilayah dunia. Pada saat itu, bulan akan berusia hampir 26 jam. Bulan akan berada lebih tinggi di langit dan tetap terlihat lebih lama setelah matahari terbenam, sehingga mudah diamati oleh masyarakat.

Baca Juga: Tentukan Awal Ramadan, Arab Saudi Minta Warganya untuk Pantau Hilal pada 17 Februari

1. Amerika Utara

Dewan Fiqh Amerika Utara (FCNA) dan Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), keduanya mengikuti perhitungan astronomi, telah secara resmi mengumumkan bahwa Ramadan akan dimulai pada 18 Februari 2026.

Perhitungan mereka menyatakan bahwa, saat matahari terbenam di suatu tempat di bumi, elongasi bulan setidaknya harus 8 derajat, dan bulan harus berada setidaknya 5 derajat di atas cakrawala agar dapat terlihat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!