4 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, dari Mheibes hingga Nyekar

Senin, 16 Februari 2026 - 19:30 WIB
Di Qatar, hari itu dikenal sebagai Garangao, sedangkan di Oman disebut Qaranqasho.

2. Nyekar

Setiap tahun sebelum Ramadan dimulai, ratusan warga Indonesia berbondong-bondong ke pemakaman tempat leluhur dan kerabat mereka dimakamkan dan memberi penghormatan. Mereka menaburkan kelopak mawar di kuburan dan berdoa untuk orang-orang terkasih yang telah meninggal. Ritual yang disebut nyekar ini dimaksudkan untuk memperkuat ikatan keluarga saat umat Muslim bersiap untuk salah satu waktu tersuci dalam setahun.

Nyekar biasanya berlangsung seminggu sebelum Ramadan dimulai. Meskipun banyak Muslim di Indonesia yang menjalankannya, kebiasaan ini juga kontroversial karena dipandang negatif oleh kelompok yang lebih konservatif di negara itu yang menganggapnya najis dan tidak Islami.

Baca Juga: 4 Shio Paling Beruntung di Tahun Kuda Api

3. Padusan di Indonesia

Berarti "mandi" dalam dialek Jawa, Padusan adalah tradisi Indonesia lainnya di mana umat Muslim pergi ke mata air dan danau alami untuk "membersihkan" diri mereka secara fisik dan spiritual sebelum dimulainya Ramadan. Ritual komunal ini dimaksudkan untuk mendorong introspeksi diri menjelang bulan puasa.

Mirip dengan ritual mandi Hindu dan Buddha, kebiasaan ini diketahui telah dilakukan sejak zaman kuno di Jawa dan sejak itu telah diasimilasi ke dalam tradisi Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!