4 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, dari Mheibes hingga Nyekar

Senin, 16 Februari 2026 - 19:30 WIB
Banyak warga Muslim di berbagai negara memiliki tradisi menyambut Ramadan. Foto/X/@tawairkh
JAKARTA - Ketika Ramadan di depan mata, lebih dari 1,5 miliar umat Muslim di seluruh dunia akan bersama-sama menjalankan puasa, refleksi, dan kebersamaan selama sebulan. Meskipun banyak kebiasaan selama bulan suci ini sama di seluruh dunia, seperti penggunaan lampion untuk dekorasi dan penembakan meriam, beberapa di antaranya spesifik untuk budaya dan wilayah tertentu.

4 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, dari Mheibes hingga Nyekar

1. Haq Al Laila di Uni Emirat Arab

Melansir The National, populer di Teluk, terutama di UEA, ini adalah perayaan anak-anak yang dirayakan 15 hari sebelum Ramadan. Pada Haq Al Laila, yang berarti "untuk malam ini", anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan membawa tas anyaman berwarna-warni, kemudian pergi dari rumah ke rumah sambil bernyanyi untuk mendapatkan kacang dan permen.



Perayaan biasanya dimulai setelah salat Maghrib ketika anak-anak yang paling bersemangat sering meneriakkan lagu-lagu daripada menyanyikannya, berharap itu akan membawa keberuntungan yang lebih besar.

Beberapa orang menelusuri asal-usul tradisi ini ke salah satu Ramadan pertama dalam Islam ketika Fatimah, putri Nabi Muhammad, membagikan permen kepada orang-orang dua minggu setelah bulan suci itu dimulai. Namun, yang lain mengatakan bahwa ini adalah perayaan yang mendahului Islam dan bahkan bisa menjadi dasar tradisi "trick-or-treat" Halloween.

Mirip dengan Haq Al Laila tetapi dirayakan pada hari ke-15 Ramadan, Gargee’an populer di Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan beberapa bagian Arab Saudi. Di Bahrain, misalnya, sering diadakan perayaan seperti karnaval dengan program yang juga mencakup khutbah larut malam. Di beberapa bagian Arab Saudi, hari itu juga disebut Nasfa, yang berarti "tengah" dalam bahasa Arab, karena jatuh di tengah bulan Ramadan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!