4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:03 WIB
Setelah mantan pemimpin militan Al Qaeda yang didukung Turki itu merebut kekuasaan, AS mencabut sanksi, membuka jalan bagi rekonstruksi yang didanai asing.

Pihak berwenang Irak dilaporkan mengatakan penyelidikan terhadap para tahanan yang dipindahkan diperkirakan akan berlanjut selama empat hingga enam bulan, tergantung pada kompleksitas kasusnya, dan akan dilakukan berdasarkan hukum Irak.

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani dikutip Kantor Berita Irak pada hari Selasa mengatakan pemindahan tersebut dilakukan untuk "keamanan regional dan internasional." Ia menyerukan kepada negara-negara yang terkait "untuk memulangkan warga negara mereka di antara para teroris yang ditahan."

Baca juga: Eks Komandan IRGC Ungkap Arab Saudi Sudah Punya Senjata Nuklir, AS dan Israel Tahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!