Genting, Kedubes Virtual AS Serukan Warga Amerika Tinggalkan Iran Sekarang

Jum'at, 06 Februari 2026 - 16:17 WIB
Sementara itu, putaran baru pembicaraan nuklir AS-Iran dijadwalkan pada hari Jumat, 6 Februari, di Muscat, Oman.

Masyarakat dan media di Iran mengikuti pembicaraan tersebut dengan saksama, tetapi hanya sedikit tanda optimisme hati-hati yang terlihat selama putaran negosiasi sebelumnya tahun lalu.

Beberapa orang berharap perang dahsyat lainnya dapat dihindari, sementara yang lain percaya kondisi kehidupan mereka sudah mengerikan karena korupsi dan salah urus yang meluas, inflasi yang merajalela, dan berbagai krisis lain yang sedang berlangsung.

“Apa pun yang terjadi dalam pembicaraan ini, itu tidak akan menguntungkan rakyat Iran karena mereka tidak memiliki perwakilan dan kepentingan mereka tidak pernah diprioritaskan,” kata pembuat film pembangkang yang diakui secara internasional, Jafar Panahi, seraya menunjukkan ribuan orang tewas oleh negara selama protes bulan lalu.

Pada hari Sabtu, surat kabar reformis Etemad menampilkan judul utama “Diplomasi bernapas” di halaman depannya, sementara sebagian besar harian pagi lainnya meliput pernyataan para pejabat Iran menjelang pembicaraan, termasuk kesiapan menyerang kepentingan AS dan Israel di seluruh wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!