9 Pertahanan USS Abraham Lincoln dalam Menghadapi Serangan Drone dan Misil Iran

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:40 WIB

6. Badai Logam Phalanx

Untuk setiap ancaman yang menembus layar rudal, kapal induk mengandalkan Sistem Senjata Jarak Dekat Phalanx. Senjata Gatling yang dipandu radar ini menembakkan peluru tungsten 20mm dengan kecepatan 4.500 peluru per menit, menciptakan dinding logam padat yang dirancang untuk menghancurkan rudal beberapa saat sebelum mengenai lambung kapal.

7. Risiko Serangan Saturasi

Taktik Iran yang paling layak bukanlah senjata canggih tunggal, tetapi serangan 'gerombolan' yang menembakkan puluhan rudal sekaligus.

Tujuannya adalah untuk membanjiri komputer pelacak dan magasin rudal kapal perusak pengawal, dengan harapan bahwa volume tembakan yang besar memungkinkan satu atau dua hulu ledak untuk menembus pertahanan.

8. Benteng Baja Mengapung

Menenggelamkan kapal induk kelas Nimitz dengan hulu ledak konvensional secara statistik tidak mungkin.

Kapal tersebut dibangun dari baja berat dan berkekuatan tinggi serta berisi ribuan kompartemen kedap air, memungkinkannya menyerap kerusakan signifikan dan tetap mengapung bahkan setelah terkena serangan langsung.

9. Tim Pengendalian Kerusakan

Faktor terakhir adalah unsur manusia di atas kapal. Para pelaut Angkatan Laut AS dilatih tanpa henti dalam pengendalian kerusakan, pemadam kebakaran, dan penahanan banjir, memastikan bahwa bahkan jika rudal menyerang, awak kapal dapat mengisolasi kebocoran dan menjaga kapal tetap beroperasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!