9 Pertahanan USS Abraham Lincoln dalam Menghadapi Serangan Drone dan Misil Iran
Kamis, 29 Januari 2026 - 04:40 WIB
Jaringan radar yang kuat ini menciptakan gelembung pelindung yang membentang ratusan kilometer, mampu melacak dan menugaskan pencegat untuk menghancurkan berbagai ancaman yang datang secara bersamaan sebelum mencapai armada.
Pencegat ini bertindak sebagai kendaraan pembunuh kinetik, menghantam hulu ledak musuh dengan kekuatan tabrakan kecepatan tinggi di luar atmosfer Bumi, menetralisir bahaya jauh di atas lautan.
Baca Juga: 6 Biaya Keanggotaan Organisasi Dunia, Paling Mahal BoP Trump Capai Rp17 Triliun
Dengan memancarkan energi berdaya tinggi ke rudal yang datang, kapal dapat membingungkan radar senjata atau membutakan sensornya, menyebabkan rudal kehilangan penguncian dan jatuh tanpa membahayakan ke laut.
3. Dampak Ekso-Atmosfer
Garis pertahanan pertama adalah Rudal Standar-3 (SM-3), yang dirancang untuk menghantam ancaman balistik saat masih di luar angkasa.Pencegat ini bertindak sebagai kendaraan pembunuh kinetik, menghantam hulu ledak musuh dengan kekuatan tabrakan kecepatan tinggi di luar atmosfer Bumi, menetralisir bahaya jauh di atas lautan.
Baca Juga: 6 Biaya Keanggotaan Organisasi Dunia, Paling Mahal BoP Trump Capai Rp17 Triliun
4. Pertahanan Fase Terminal
Jika sebuah rudal lolos dari perisai luar, Angkatan Laut mengerahkan pencegat SM-6. Tidak seperti pendahulunya, senjata ini menyerang target di atmosfer, menggunakan perangkat lunak canggih untuk melacak dan menghancurkan ancaman berkecepatan tinggi yang menukik ke arah air pada detik-detik terakhir sebelum benturan.5. Dinding Pengacakan Elektronik
Tidak setiap pertahanan melibatkan proyektil fisik; sistem AN/SLQ-32 melancarkan perang pada spektrum elektromagnetik.Dengan memancarkan energi berdaya tinggi ke rudal yang datang, kapal dapat membingungkan radar senjata atau membutakan sensornya, menyebabkan rudal kehilangan penguncian dan jatuh tanpa membahayakan ke laut.
Lihat Juga :