Momen Horor Agen Federal AS Tembak Alex Pretti 10 Kali hingga Tewas, Picu Kemarahan di Minneapolis

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:32 WIB
“Dia memegang telepon di tangan kanannya dan tangan kirinya yang kosong diangkat di atas kepalanya sambil mencoba melindungi wanita yang baru saja didorong jatuh oleh ICE, sementara disemprot merica," lanjut keluarga Pretti. “Tolong ungkapkan kebenaran tentang putra kami. Dia adalah pria yang baik. Terima kasih.”

Mereka menggambarkannya sebagai "jiwa yang baik hati" yang sangat peduli pada keluarga dan teman-temannya.

"Alex ingin membuat perbedaan di dunia. Sayangnya, dia tidak akan bersama kita untuk melihat dampaknya," imbuh pernyataan keluarga.

Ayah Pretti, Michael Pretti, mengatakan putranya merasa kesal dengan tindakan keras Presiden Trump terhadap imigrasi di kotanya dan melakukan protes untuk menunjukkan kepeduliannya kepada orang lain.

“Dia sangat peduli pada orang lain dan dia sangat kesal dengan apa yang terjadi di Minneapolis dan di seluruh Amerika Serikat dengan ICE, seperti jutaan orang lainnya," paparnya, kepada AP, Minggu (25/1/2026). “Mereka kesal."

Kepala Polisi Kota Minneapolis, Brian O’Hara, mengatakan Pretti tidak memiliki riwayat kriminal serius dan satu-satunya interaksi sebelumnya dengan penegak hukum adalah terkait tilang parkir.

Gubernur Minnesota Tim Walz menyebut penembakan itu "mengerikan" dan kemudian mengaktifkan Garda Nasional untuk membantu petugas polisi setempat di tengah kekacauan protes di seluruh kota.

Walikota Minneapolis Jacob Frey tidak berbasa-basi, mendesak Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri operasi imigrasi federal, yang telah memicu beberapa demonstrasi kekerasan.

“Ini adalah momen untuk bertindak seperti seorang pemimpin. Utamakan Minneapolis, utamakan Amerika di saat ini—mari kita raih perdamaian. Mari kita akhiri operasi ini,” katanya.

Setidaknya 200 demonstran tiba di dekat lokasi penembakan tak lama kemudian, yang menyebabkan konfrontasi sengit antara penegak hukum federal dan warga setempat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!