China Selidiki 2 Jenderal Top di Tengah Upaya Pemberantasan Korupsi Besar-besaran
Minggu, 25 Januari 2026 - 08:15 WIB
Xi Jinping menyebut korupsi sebagai "ancaman terbesar" bagi Partai Komunis China dan mengatakan "perjuangan melawan korupsi tetap serius dan kompleks".
Para pendukungnya mengatakan kebijakan tersebut mendorong pemerintahan yang bersih, tetapi yang lain mengatakan itu juga berfungsi sebagai alat bagi Xi Jinping untuk membersihkan saingan politiknya.
Pada bulan Oktober lalu, China mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan korupsi terhadap sembilan pejabat militer.
Sebagai bagian dari penyelidikan tersebut, Kementerian Pertahanan mengatakan telah memecat dua jenderal tinggi dari militer. Mereka adalah He Weidong, mantan wakil ketua CMC peringkat kedua, dan Miao Hua, mantan kepala departemen kerja politik militer.
Pada tahun 2024, mantan menteri pertahanan China, Li Shangfu, didepak dari Partai Komunis China setelah dipecat karena berbagai pelanggaran, termasuk dugaan penyuapan.
Pendahulu Li, Wei Fenghe, juga didepak dari partai dan diserahkan kepada jaksa penuntut umum atas dugaan korupsi.
Para pendukungnya mengatakan kebijakan tersebut mendorong pemerintahan yang bersih, tetapi yang lain mengatakan itu juga berfungsi sebagai alat bagi Xi Jinping untuk membersihkan saingan politiknya.
Pada bulan Oktober lalu, China mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan korupsi terhadap sembilan pejabat militer.
Sebagai bagian dari penyelidikan tersebut, Kementerian Pertahanan mengatakan telah memecat dua jenderal tinggi dari militer. Mereka adalah He Weidong, mantan wakil ketua CMC peringkat kedua, dan Miao Hua, mantan kepala departemen kerja politik militer.
Pada tahun 2024, mantan menteri pertahanan China, Li Shangfu, didepak dari Partai Komunis China setelah dipecat karena berbagai pelanggaran, termasuk dugaan penyuapan.
Pendahulu Li, Wei Fenghe, juga didepak dari partai dan diserahkan kepada jaksa penuntut umum atas dugaan korupsi.
(mas)
Lihat Juga :