Sangat Tak Biasa, AS Deportasi 8 Warga Palestina ke Tepi Barat dengan Jet Pribadi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:27 WIB

Mitra Investasi Real Estat Trump



Haaretz mengkonfirmasi jet pribadi tersebut, milik seorang pengusaha Israel-Amerika yang merupakan mitra investasi real estat dengan Presiden AS Donald Trump, "tampaknya disewa secara khusus" oleh pejabat Amerika.

Kasus ini digambarkan sebagai "sangat tidak biasa" oleh sumber yang dikutip surat kabar tersebut, mencatat deportasi dari AS biasanya dilakukan melalui penerbangan komersial.

Menyewa jet pribadi membutuhkan biaya sekitar USD15.000 per jam terbang, berdasarkan tarif pasar, menurut laporan tersebut. Oleh karena itu, biaya perjalanan pulang pergi dari AS ke Israel diperkirakan sekitar USD300.000.

Pesawat tersebut melakukan dua kali transit dalam penerbangannya ke Israel, pertama di Irlandia dan kemudian di Bulgaria, menurut laporan tersebut, dengan menyebutkan pengisian bahan bakar sebagai kemungkinan alasan.

Diborgol

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!