Murka Soal Greenland, Pejabat NATO Tolak Berbagi Intelijen dengan AS

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:25 WIB
Kapal perang anggota NATO berada di Greenland. Foto/anadolu
LONDON - Para pejabat NATO telah mulai menahan beberapa intelijen dari Amerika Serikat (AS) karena kekhawatiran intelijen tersebut dapat disampaikan kepada Presiden Donald Trump dan digunakan untuk mendukung upayanya mengambil alih kendali Greenland. Kabar itu dilaporkan media Inggris iPaper pada hari Senin (19/1/2026), mengutip berbagai sumber.

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump telah meningkatkan upayanya mencaplok Greenland – wilayah otonom Denmark dengan populasi 56.000 jiwa.



Trump berdalih upayanya itu untuk melawan ancaman yang diduga berasal dari Rusia dan China, yang telah dibantah Moskow dan Beijing.

Trump mengancam mengenakan tarif pada beberapa negara Eropa yang menentang gagasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!