Netanyahu Gertak Iran: Israel Akan Bertindak dengan Kekuatan yang Belum Pernah Dilihat!
Selasa, 20 Januari 2026 - 15:28 WIB
Ketika ketegangan tetap tinggi antara Teheran dan Washington, data pelacakan kapal yang dianalisis oleh AP pada hari Senin menunjukkan kapal induk USS Abraham Lincoln, serta kapal-kapal militer Amerika lainnya, berada di Selat Malaka setelah melewati Singapura pada rute yang dapat membawa mereka ke Timur Tengah.
Sebelumnya, USS Abraham Lincoln berada di Laut China Selatan dengan kelompok serangnya sebagai pencegahan terhadap China atas ketegangan dengan Taiwan. Data pelacakan menunjukkan bahwa USS Frank E. Petersen Jr., USS Michael Murphy, dan USS Spruance, semuanya kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke, sedang berlayar bersama USS Abraham Lincoln melintasi Selat Malaka.
Beberapa laporan media AS yang mengutip pejabat anonim mengatakan bahwa USS Abraham Lincoln, yang memiliki pelabuhan asal di San Diego, sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah. Kemungkinan besar masih membutuhkan beberapa hari perjalanan sebelum pesawat-pesawat di kapal itu berada dalam jangkauan wilayah tersebut.
Timur Tengah belum memiliki kelompok kapal induk atau kelompok amfibi yang siap tempur, yang kemungkinan akan mempersulit diskusi tentang operasi militer yang menargetkan Iran, mengingat penentangan luas negara-negara Teluk Arab terhadap serangan semacam itu.
Sebelumnya, USS Abraham Lincoln berada di Laut China Selatan dengan kelompok serangnya sebagai pencegahan terhadap China atas ketegangan dengan Taiwan. Data pelacakan menunjukkan bahwa USS Frank E. Petersen Jr., USS Michael Murphy, dan USS Spruance, semuanya kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke, sedang berlayar bersama USS Abraham Lincoln melintasi Selat Malaka.
Beberapa laporan media AS yang mengutip pejabat anonim mengatakan bahwa USS Abraham Lincoln, yang memiliki pelabuhan asal di San Diego, sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah. Kemungkinan besar masih membutuhkan beberapa hari perjalanan sebelum pesawat-pesawat di kapal itu berada dalam jangkauan wilayah tersebut.
Timur Tengah belum memiliki kelompok kapal induk atau kelompok amfibi yang siap tempur, yang kemungkinan akan mempersulit diskusi tentang operasi militer yang menargetkan Iran, mengingat penentangan luas negara-negara Teluk Arab terhadap serangan semacam itu.
(mas)
Lihat Juga :