Jaksa Agung Venezuela: Penculikan Maduro adalah Tindakan Perang

Jum'at, 16 Januari 2026 - 21:30 WIB
Ia berpendapat Washington "tidak memiliki yurisdiksi pidana" untuk menuntut "seorang presiden, kepala negara dari negara berdaulat."

Saab juga mencatat para pejabat AS telah mengakui bahwa apa yang disebut "Kartel Matahari" –jaringan kriminal yang diduga beroperasi di dalam dinas keamanan Venezuela – "tidak ada."

Jaksa tersebut bersikeras penggerebekan dan penculikan tersebut melanggar Piagam PBB, Konstitusi AS, dan perjanjian hak asasi manusia utama.

Hal ini, katanya, menjadikan Maduro sebagai "tawanan perang yang kekebalan pribadi dan diplomatiknya telah dilanggar."

Saab mengklaim tujuan sebenarnya adalah untuk "merebut minyak dan kekayaan alam Venezuela," bukan untuk mempromosikan demokrasi atau memerangi narkotika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!