Meski Banyak Agennya Dieksekusi, Mossad Makin Intensif Beroperasi di Iran

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:25 WIB
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu setelah kerusuhan hebat di sejumlah kota di Iran, Tentara memperingatkan bahwa pemerintah AS yang agresif dan jahat telah merencanakan untuk merebut kembali dominasinya atas rakyat Iran.

Dikatakan bahwa AS, rezim Zionis yang kriminal, dan kelompok-kelompok teroris telah bekerja sama untuk mengganggu keamanan di Iran setelah kegagalan mereka dalam perang 12 hari yang diberlakukan pada Juni 2025.

Tentara selanjutnya menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap waspada dan menjaga persatuan nasional untuk menggagalkan rencana jahat tersebut.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa Angkatan Darat bekerja sama dengan pasukan militer lainnya untuk memantau pergerakan musuh di kawasan tersebut, melindungi kepentingan nasional, infrastruktur strategis dan properti publik, serta menanggapi setiap rencana jahat dengan serius.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!